AHM CBR 150 R spek down? Ya atau tidak?, jawabannya sebetulnya sederhana, cekidot..

Posted: Juli 15, 2011 in Two wheels

Yeah, mumpung masih pagi, bahas lagi si antiklimaks CBR 150 R yang dianggap over-price nih bro. Banyak bikers mapan yang ingin meminang CBR 150 R versi AHM bertanya-tanya apakah benar versi AHM adalah versi spek down. Kok powernya melorot sampai 17,5ps yang tadinya 19,5ps. Sabar bro, begini ceritanya “ngutip dulu” :

“Pertama adalah ditanggalkannya canister evaporator. Perangkat ini memiliki fungsi menangkap uap bensin dari tanki yang mungkin bocor ke udara luar. Berikutnya adalah terkait dengan bahan bakarnya. “Kualitas bahan bakar yang berbeda dengan Thailand membuat kita harus melakukan setting ulang injeksi bahan bakar,” ungkap Mitsuo Tamamura, Chief Engineer Honda R&D Southeast Asia Co., Ltd. “Yang penting pakai bahan bakar unleaded atau bebas timbal. Di Indonesia pakai oktan 88 (premium) masih bisa, tapi untuk performa yang lebih maksimal kami rekomendasikan tetap oktan 92 (pertamax),” tambah Sarwono Edhi, Technical Service Training Manager, PT Astra Honda Motor (AHM).
Perbedaan lainnya hanya perubahan kecil. Misalnya penambahan dudukan plat nomor di bagian depan. Pasalnya, di Thailand, sepeda motor tidak wajib pakai plat nomor depan. Terang sorot lampu depan juga berbeda.
“Di Thailand ada regulasi lampu. Di sana lampu yang dipakai hanya 35 watt. Kalau di Indonesia kurang terang, makanya yang di sini pakai 55 watt sampai 60 watt,” jelas Mitsuo Tamamura yang suka tampil nyentrik ini.”

Nah, kalau masbro jeli, sebelum ada konfirmasi resmi dari pihak AHM pun, dari artikel tersebut juga udah ketauan bakal kayak gimana jawabannya. Kita liat disini satu-satunya spek down adalah dibuangnya canister evaporator (hal yang sama terjadi pada CBR 250 R), sebetulnya hal ini sama sekali tidak mempengaruhi performa mesin, bahkan disinyalir bisa menambah nafas mesin walaupun tidak signifikan. Hal yang serupa ketika Secondary Air Supply System disumbat. Dan melihat yang lain, sepertinya malah merupakan minor upgrade.

bukan spek-down, hanya penyesuaian

Muosoookkkkk ??

Lha lantas bagaimana dengan daya mesin yang drop ke 17,5ps. Sabar dulu, bro. Tenaga drop tersebut dikarenakan setting ulang ECU yang remapping dengan memundurkan timing pengapian (retard) guna mengantisipasi seandainya si cibie nantinya diisikan premium, maka akan tetap aman. Efek baiknya, mesin cibie AHM akan lebih fleksibel terhadap fluktuasi kualitas BBM, dan diharapkan akan lebih awet. Lain halnya dengan versi Thailand dimana bahan bakar minimum harus beroktan minimal 92, jika diisikan oktan 88 pasti akan mengalami detonasi (ngelitik) yang bikin mesin bisa langsung pensiun dini. Lha memang, efek tidak enaknya, tenaga mesin CBR 150 R yang di-design hi-compression & hi-performance jadi melorot. Ya ibaratnya kayak ade-rai suruh bisa makan nasi doank tiap hari. 

Namun bagi yang nggak suka power melorot, gue yakin bisa dikembaliin lagi ke asal dengan merubah mapping pada ECU  dengan mengganti ECU dengan yang versi Thai atau dengan menggunakan piggyback semisal Power Commander sudah langsung maknyuss. Sebab gue yakin spek mesinnya masih sama persis versi Thailand, bedanya ya cuman tadi itu, bisa minum bensin kere dengan kompensasi power standar berkurang. Mau dibalikin semula? bisaaa…

BTW, CS1 juga mengalami hal yang sama, mesinnya menggunakan mesin Sonic a.k.a CBR 125 yang diturunkan kompresinya dari 11,5 ke 10,7 dan dimundurkan pengapiannya sehingga bisa make premium, walaupun tetap dianjurkan make Pertamax… Tapi ya itu power berkurang dari standar mesin CS1 yang seharusnya bisa 13,5-14ps @10.000rpm melorot ke 12,8ps @10.000rpm demi si bensin kere. Hmm, kalau pengennya tetep kuencengg tapi minum bensinnya bensin kere (premium) yah jawabannya cuman Ninja Series (R/L/M/KRR). Tapi mosok gak malu juga Ninja motor mewah ngisinya Premium? Yah, kembali pada diri masing-masing laagh. CS1 gue aja yang cuman kelas bulu bebek dikasih minum Shell Super. 😛

Nah, bagaimana. Mudah-mudahan menjawab pertanyaan calon peminang CBR semua :D. Tapi klo saya masih alergi sama harganya, huakakakaka. *ngelus-elus si CS1

masih bisa nempelin FXR150 rondho & CBR 150 -nya AHM klo di jalan *menghibur diri 😀

Jadi bagaimana tanggapannya, bro? 😀

Iklan
Komentar
  1. Tjile berkata:

    sedikit pencerahan bro

  2. lekdjie berkata:

    Cs1 emang keren.banyak mungsuhnya tapi,khususnya mekanik ahass

  3. ipanase berkata:

    minumnya kerenium koq pengen keluar HP yang tinggi, batuk2 n ngelitik adanya kalo nggak diundurin pengapiannya

  4. wahahah, motor kenceng minumnya preMinum ga asik ah 😆

  5. nobu berkata:

    memangnya cs1 itu mesinnya turunan cbr 125 yah?..kok saya baru tahu..

  6. lovemybike berkata:

    regane ecu or piggyback ora murah :mrgreen:

  7. say no to BC berkata:

    otre…1st visit. seharusnya tinggal AHM nih yg pinter2nya menyiasati akan bermacamnya kemauan konsumen. BERES ny(AHASS) mesti dilengkapi alat macam piggyback buat setting seperti versi Thailand berikut training mekaniknya. jd namanya konsumen beda2 yg mau operasional tiap hari hemat pake minyak88 (malu ngaknya urusan n kebutuhan masing2) berarti jawabannya yang ada skrng masih mau mimik, dan yg mau perform lebih maxi tinggal ke BERES minta settingan awal (versi Thailand) konsekuensi jgn pake bensin premium, kalo sett ulang+masih make premium, resiko tanggung sendiri.

  8. caspro berkata:

    Motor mahal koq msh disetting pakai ‘Bensin Miskin’ dasar alasan AHM mengebiri power yg tdk masuk akal… Klopun yg bs beli motor itu jg bakalan gak diisi keremium..!!

  9. Mrs.John berkata:

    CS1 atau CBR150 sama aja ah..sama sama buatan AHM, kualitas juga sama, mungkin hanya ada perbedaan di harga saja. tapi tetap Honda kan memanjakan konsumennya dengan kualitas produknya 😉

  10. Gundala berkata:

    mencerahkan artikelnya……

  11. justjuic3 berkata:

    mas,,yakin nih ecu ny bisa d remapping seperti yg d thailand shingga spek ny jadi sama persis ?hehhe *ga nyesel dah udah inden ni motor kl ternyta bisa d reset ecu ny..

    smoga d bengkel” resmi honda bisa melayani reset ecu .. soal ny geli juga kalo cibi beginian isi nya premium,,di ketawain nozzle pom bensin.. :ngakak

    • alexandho berkata:

      wahaha, puastii bisa lah masbro, kalaupun ECU nya dipantek, tinggal colok power commander saza, udah banyak di speed shop, mau disetel kayak apaan aja, buisaaa.. Muosoookkk, hahahah 😀

  12. shogun110tromol berkata:

    remap aja deh, masak bisa beli CBR gak bisa beli Pertamax :mrgreen: malu2in

    malu dong sama Satria FU, Shogun 125, sampe Supra X 125 yg pake pertamax

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s