Arsip untuk Januari, 2011

Motor nasional, riwayatmu kinii…

Posted: Januari 31, 2011 in Two wheels

Beberapa minggu yang lalu, di parkiran sebuah kantor saya mendapati sebuah motor langka diparkir di samping si kilatperak. Lebih langka dari CS1 namun sebenarnya sudah tidak asing bagi telinga dan mata kita apalagi untuk rekan-rekan blogger otomotif.

hayo tebak motor apa ini? :D

hayo tebak motor apa ini? πŸ˜€

Motor itu adalah seekor *ups seunit Kanzen Taurus Ultima edisi Gran Road (bebek trail dengan konsep mini supermoto). Motor ini disinyalir merupakan pionir wujud pemikiran insinyur-insinyur Indonesia. Yah, walaupun mungkin mesinnya merupakan reverse engineering dari C-Seriesnya Honda tetapi paling tidak ini terhitung sebuah langkah berani dari PT.Inti Kanzen Motor apalagi ditambahi inovasi tangki depan dan beberapa versi malah menggunakan tangki ganda yang bisa muat bensin sampai 8 liter.

bensin muat 8 ltr + indikator HP :D

bensin muat 8 ltr + indikator HP πŸ˜€

Kalau saya lihat dan pernah juga mencoba untuk test-ride, kualitas motor ini sama sekali tidak kalah dengan varian bebek entry level merk Jepang kok, mesinya juga Honda banget yang pastinya seabrek spare-partnya. Namun sayang sekali, tetap saja motor ini bernasib kurang mujur. Seperti dikebiri di negeri sendiri, penjualan Kanzen sejak tahun 2010 makin menyedihkan 😦 , padahal di tengah melambungnya harga BBM, motor dipastikan akan menikmati berkah penjualan. Berikut kutipannya :

“Dan sebagai catatan, di bulan Juli 2010 penjualan Kanzen hanya berkisar di angka 165 unit saja. Terus turun dari penjualan mereka di bulan Juni yang berada di angka 170 unit atau Mei yang berada di angka 194 unit dengan total penjualan selama tahun 2010 sampai bulan Juli hanya 1.341 unit saja.” (sumber: DetikOto)

Sampai saat ini belum dapat dipastikan apakah PT.Inti Kanzen Motor gulung tikar atau mati suri. Menurut pendapat saya ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini :

1. Orang Indonesia lebih suka pakai produk luar *gengsi orang Indonesia itu kadang lebih tinggi dari kemampuan otaknya lho, he he he yaa termasuk saya ini juga, haha πŸ˜€

2. Dianggap murahan sehingga cepat rusak

3. Modelnya kurang menarik dan cenderung biasa banget

4. Kurang didukung sama pemerintah, harusnya yang beri motor nasional diberi insentif kek..apa kek, keringanan pajak kek…tetapi enggak tuh 😦

Kalau bagi saya pribadi sih kekurangannya cuman di no.3 yakni modelnya soal pride sih so pasti bangga banget, PRODUK INDONESIA gituu loh :D. Padahal Kanzen kan bisa melihat model bebek yang disukai konsumen dan alay-alay disini ya model-model sport nanggung a.k.a ayam jago gitu lah kayak FU, Sonic, CS… *eh yang ini enggak dink, he he he

Soal mesin rasanya bisa reverse engineering dari daelim menggunakan pendingin air / oli dengan kompresi lumayan. Nah, pasti heboh kan tuh, paling nggak kesan pertamanya udah dapet banget. Sayang strategi ini keburu dipake sama Minerva….

versi monosoknya lebih gagah lg :)

versi monosoknya lebih gagah lg πŸ™‚

Gimana menurut rekan-rekan semua, berbeda pendapat monggo di-share bro. Semoga bermanfaat πŸ˜€

Iklan

Sebuah motor elit polisi dipilih karena mempunyai performance yang diatas rata-rata, tentunya untuk mengantisipasi jika harus terjadi pengejaran terhadap penjahat. Dan untuk hal ini rasanya kepolisian Indonesia mempunyai selera yang cukup bagus. Para penjahat dan pelanggar…. Waspadalah..waspadalah.. πŸ˜€

Well, mari kita lihat motor-motor sangar tersebut :

Yamaha FJR 1300 .. Wowww :D *gbr thanks to bro benny

Yamaha FJR 1300 .. Wowww πŸ˜€ *gbr thanks to bro benny

And then..

Honda Goldwing 1800 *SBY aja mau naik ginian :D

Honda Goldwing 1800 *SBY aja mau naik ginian πŸ˜€

Lanjut…

Harley Electra Glide Police :D

Harley Electra Glide Police πŸ˜€

Next…

Yamaha XJ 900 *beda dikit biar ga bosen liatnya :D

Yamaha XJ 900 *beda dikit biar ga bosen liatnya πŸ˜€

Nah yang ini pasti jarang liat …

ninja 250r :D

ninja 250r πŸ˜€

Lagi…

ninja 150RR

ninja 150RR

Save the best for the last, inilah dia yang paling spektakuler…..jreng..jeng..jeng πŸ˜€

si kilatperak :))

si kilatperak :))

Semoga bermanfaat πŸ˜€

Ngantuk di motor, berbahaya lho…

Posted: Januari 25, 2011 in Two wheels

Akhir-akhir ini saya sering banget ngantuk di atas motor, apalagi didukung oleh mesin si “kilatperak” yang memakai counter-balancer shaft membuat getaran jadi minim banget.

Lalu kemudian dari browsing-browsing, eh malah nemu berita ini :

“Diperkirakan mengantuk, pengendara motor Suzuki Smash, terjun dari flyover Cawang ke Jalan Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin 13 Desember 2010.

Pengendaran motor bernama Idris, 44 tahun, warga Kelurahan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, terjun bebas dalam ketinggian lima meter, bersama motor B 5010 EE, yang dikendarainya.”

Link lengkapnya ada disini -> http://metro.vivanews.com/news/read/193543-pengendara-motor-smash-terbang-dari-fly-over

Pelajaran yang dapat diambil: Janganlah mengambil resiko, motor dapat diganti tetapi kita bukan kucing yang nyawanya ada 9. Untung di berita tadi pengendaranya selamat. Kalau lelah beristirahatlah dulu πŸ˜€

bikers juga manusia *courtesy gambar dari kang edo - edorusyanto.wordpress.com

bikers juga manusia *courtesy gambar dari kang edo - edorusyanto.wordpress.com

Keep safety riding

DRL.., kalau safety, kenapa enggak?

Posted: Januari 25, 2011 in Two wheels

Sebenarnya himbauan untuk menyalakan lampu di siang hari / Daytime Running Lamps (DRL) bagi pengendara motor sebenarnya sudah menjadi bahan pembicaraan yang agak basi. Namun entah kenapa sampai sekarang masih terkesan angot-angotan.

Topik ini kembali mencuat ke permukaan dikarenakan pada tahun 2011 ini akan menjadi titik balik penggunaan DRL. Beberapa pabrikan besar sudah mulai merapatkan barisan untukΒ  melengkapiΒ  semua lini produk mereka dengan fitur Automatic Headlight On (AHO) mulai tahun ini.

Dimulai dari Suzuki dengan Axelo-nya.

suzy axelo pelopor DRL :D

suzy axelo pelopor DRL πŸ˜€

Honda pun memastikan diri menggunakan fitur AHO untuk New Honda Revo-nya.

new revo hampir pasti menggunakan DRL :D

new revo hampir pasti menggunakan DRL πŸ˜€

Yah, sebenarnya enggak perlu lagi dijelaskan buat apa sih menyalakan lampu. Sudah banyak tulisan yang menjelaskan hal ini panjang lebar, dari A sampai Z. Intinya dengan menyalakan lampu di siang hari, bikers menjadi “lebih” terlihat. Tentu saja ini menjadi sangat signifikan apalagi di dalam kota. Kita sama-sama tahu motor itu bisa nyempil di mana aja. Jangan sampai karena tidak terlihat, kita menjadi gepeng dijepit roda empat. Yah, memang enggak 100% aman sih, tapi paling enggak menambah unsur safety.

Tambahan dari om wiki :

“Numerous studies done worldwide since the 1970s have tended to conclude that daytime running lights improve safety.[1][2][3] A 2008 study by the U.S. National Highway Traffic Safety Administration analysed the effect of DRLs on frontal and side-on crashes between two vehicles and on vehicle collisions with pedestrians, cyclists, and motorcyclists.”

Walaupun banyak manfaatnya terutama bagi keselamatan sang penunggang itu sendiri, masih banyak yang enggan tuh menyalakan lampu di siang hari. Jawabannya bermacam-macam, berikut jawaban yang pernah muncul : *versi saya

1. Lupa

2. Males

3. Boros, ngabis-ngabisin aki

4. Ngapain sih, kurang kerjaan tauk *dgn gaya agak genit

5. Hasss… *sambil mrengut

6. Lampu kan dipakenya kalo malem (ehm, monyet juga tau kalee)

7. Emang ga ada lampunya (yang ini jgn ditiru yach..)

Sebenarnya kalau saya sendiri simpulkan, hanya ada 2 faktor besar yakni kemalasan dan ketidaktahuan. Untuk ketidaktahuan, sepertinya baik kalau penjelasan mengenai manfaat DRL ini disisipkan dalam safety riding campaign dan disetiap pengenalan produk motor baru, bahkan jika perlu di setiap manual book motor baru. Peran komunitas / klub motor juga besar dalam hal ini, untuk menjadi role model yang baik bagi masyarakat, bukan malah bawa-bawa light saber ala darthvader a.k.a polisi militer kalo lagi di jalan. Sedangkan untuk faktor kemalasan, ya balik ke diri bikers itu sendiri.

mari nyalakan lampu biar aman :D

mari nyalakan lampu biar aman πŸ˜€

Safety dimulai dari diri sendiri, bukan begitu bro? Mari membiasakan diri, jujur saya pun masih belajar, kadang masih lupa nyalain lampu kalau siang.

Keep safety riding, bro. πŸ˜€

5 tahun bersama Kymco Spike 120 RR

Posted: Januari 23, 2011 in Two wheels

Sebelum bersua dengan si kilatperak, inilah tunggangan saya sekaligus tunggangan pertama saya. Mungkin belom banyak yang familiar dengannya karena faktor merek dan barang tentu usianya. Hmm, warnanya perak juga, hehehe… Sebenarnya saya menyukai warna putih akan tetapi karena waktu itu dan sekarangpun CS1 tidak menyediakan opsi warna putih ya ambil silver yang paling mendekati warna putih πŸ™‚

 

kymco spike 120 RR perak juga :D

kymco spike 120 RR perak juga πŸ˜€

 

Kymco Spike 120 RR, merupakan motor bebek yang diproduksi oleh pabrikan Taiwan, Kymco yang masuk ke Indonesia lewat perantara Lippo Group sejak tahun 2000. Produk yang pertama kali masuk adalah Jetmatic Trend 2000 yang bermesin 125cc. Walaupun Yamaha mengklaim sebagai pionir matik 4 tak di Indonesia, namun sebenarnya sejarah skubek di Indonesia Kymco-lah pelopornya.

Spike sendiri dibrojolkan ATPM Kymco Indonesia yang bernama Kymco Lippo Motor Indonesia (KLMI) sejak tahun 2002. Daan sejatinya Kymco kembali menjadi pelopor untuk bebek 125cc pertama di Indonesia dan bukanlah Honda Karisma, namun jelas kalah pamor dengan Honda.

Motor ini kurang dilirik calon konsumen karena modelnya yang berdesain Eropa terbilang out of the box (“aneh”, kata orang sini) serta kurangnya pengetahuan dari masyarakat yang mengasosiasikan Kymco dengan merk mocin yang kurang berkualitas dan gampang jebol, padahal jelas-jelas brand Kymco notabene masih sedarah dengan Honda Motors baik dari segi teknologi maupun kualitas yang serupa. Namun yang jelas motor ini kaya fitur, cekidot :

 

konsol spidometernya :D

konsol spidometernya πŸ˜€

lampu belakang udah LED :D

lampu belakang udah LED πŸ˜€

 

Dari segi ketahanan, selama 5 tahun memakainya kualitas ala Honda-nya pun teruji, tidak pernah sedikitpun bermasalah (mogok paling-paling karena kehabisan bensin :D)) bahkan sampai sekarang tidak pernah turun mesin. Top speed yang bisa didapat sekitar 120 km/jam. Bensin pun irit, karburator memakai tipe persis yang dipakai Honda C70 lama, untuk mesinnya Kymco Spike memakai mesin Honda tipe GY6 yang kondang di Taiwan dan Cina dari segi ketahanan walaupun tergolong model kuno. Nggak aneh kalau KLMI tidak malu-malu untuk memberikan garansi panjang, terakhir sampai 5 tahun pada produk-produknya.

Namun, apa mau dikata, tutupnya ATPM dan keberadaan spare-part yang langka bin selangit harganya membuat saya harus mempensiunkan motor kaya fitur ini dari dinas sehari-hari 😦

Walaupun begitu, sampai sekarang motor ini berstatus sebagai kendaraan cadangan (istri kedua) kalau misalnya si kilatperak tiba-tiba ngambek, he3 πŸ˜€

Berikut spesifikasi lengkapnya :

TECHNICAL SPECIFICATION
Manufacturer (Make) Kymco
Model Name Spike 125
Year 2002
Category(class) Moped
Engine
Engine Capacity (Displacement) 120.4 ccm (7.35 cubic inches)
Engine Type 1 cylinder
Stroke 4
Cooling System Air
Powertrain
Gearbox 4 speed
Chassis/Suspension/Brakes
Front Brakes Single disc
Rear Brakes Disc
Front Tire 2.50-17 4pr
Rear Tire 2.75-17 4pr
Dimensions
Overall Length 2005 mm (78.94 inches)
Overall Width 730 mm (28.74 inches)
Dry Weight 120 kg (265 lb)
Performance
Max Power 9.2 HP at 8000 RPM
Max Torque 9.50 Nm at 6500 RPM
Power/Weight Ratio 0.07 Hp/Kg
Top Speed
Acceleration (dart, speedup) time
0-100 km/h 23.8 seconds
0-60 mph 22.6 seconds

Axelo, ada lampu senjanya lo.. ??

Posted: Januari 20, 2011 in Two wheels

Baru-baru ini Suzuki Indonesia telah memperkenalkan gacoan terbarunya di kelas bebek pekjigo. Ternyata bebek baru andalan Suzuki untuk tandem Titan ini cukup menarik perhatian khalayak dan blogger roda dua. Apalagi kalau bukan karena diterapkannya fitur Automatic Headlight On (AHO) pada motor ini.

suzuki shogun axelo :D

suzuki shogun axelo πŸ˜€

AHO sendiri diterapkan Suzuki dalam rangka mendukung kampanye keselamatan berkendara, dimana fitur ini akan meniadakan saklar on-off pada lampu utama., alias lampu utama on terusss siang sore malam subuh :D. Pada perjumpaan pertama saya dengan motor ini, acung jempol untuk desain bodi terutama di bagian tebeng dan dada depan. Pemakaian 2 corong ram air kamuflase di sebelah lampu sein benar-benar sebuah nice-move, sporty pisan euy…

Namun ketikaΒ  saya memperhatikan secara seksama ke sektor lampu utama, saya menemui kejanggalan. Wah ada lampu senjanya euy… Tunggu sebentar, apa gunanya lampu senja ini ? Lha..kan lampunya nyala terus, enggak bisa diapa-apain. Kalau motor sistem konvensional sih bisa diatur nyala lampu senja dan lampu utamanya ? Kan pemborosan nih ?

tu kan ada lampu senjanya :D *courtesy gambar kang taufik-tmcblog.com

tu kan ada lampu senjanya πŸ˜€ *courtesy gambar kang taufik-tmcblog.com

Kesimpulan saya, sepertinya Suzuki sendiri masih belum yakin akan fitur AHO di motor ini. “Maklum orang Indonesia kan alergi sama hal-hal yang baru, walaupun ada embel-embelnya safety sekalipun” , mungkin begini pikir Suzuki. Atau bisa jadi ini semua merupakan strategi Suzuki untuk menaikkan brand equity-nya. Paling tidak nanti Suzuki bisa tercatat sebagai pionir/first mover dalam hal AHO. Kalaupun tidak berhasil, tinggal mengeluarkan Axelo versi facelift dengan saklar lampu. Fitur tetap lengkap dengan lampu senja, mirip seperti kasus engkol di versi Thunder terdahulu.

Gimana tanggapan juragan sekalian? πŸ˜€

Ketika saya berkunjung ke Bandung beberapa waktu lalu, saya melihat penampakan yang cukup menghebohkan mata saya di persimpangan lampu merah. Disitu disediakan ruang khusus bagi bikers untuk berhenti di persimpangan, namanya RHK (Ruang Khusus Henti) motor. Wow, ini hebat. Paling tidak ini sebuah kemajuan mengingat bikers selama ini hanya menjadi masyarakat nomor dua bahkan seringkaliΒ  dicap sebagai pembuat masalah di jalan. Sudah barang tentu fasilitas yang ada buat bikers jauh dari manusiawi. Mau penggunaan jalan-lah, parkiran-lah, dll.

Nah, dengan adanya RHK ini bikers terutama safety riders sangat diuntungkan. Tidak harus dengan terpaksa berhenti di belakang mobil sambil menghirup gas beracun. Namun bisa bergerak ke barisan depan tanpa melanggar garis putih. Fyuhh, legaaa…. Safety pula.

Ini dia penampakannya, cekidot :

asiik, ga harus berhenti di belakang angkot/metromini lagi :D

asiik, ga harus berhenti di belakang angkot/metromini lagi πŸ˜€

 

tetep bisa berhenti dibelakang garis putih :D

tetep bisa berhenti dibelakang garis putih πŸ˜€

Dan pastinya, mobil dilarang masuk ke RHK, iyalah kan emang khusus bikers. Kalau ngeyel bakal ditilang sama pak kumis.

no cars allowed :D

no cars allowed πŸ˜€

Gimana menurut juragan sekalian? Bagus nggak kalau diterapkan di Jakarta? Kalau menurut saya sih OK bangeet :D. BTW, ahlinya kemana ya?

 

Yamaha Lexam, Suram ??

Posted: Januari 17, 2011 in Two wheels

Baru-baru ini Yamaha sudah meluncurkan produk baru lagi. Produk baru ini kalau dibilang juga masih masuk dalam spesies baru. Yang tidak bukan merupakan motor bebek otomatis atau istilah kerennya disebut dengan betik (bebek matik). Inovasi ini tadinya dimaksudkan agar rider yang suka matik tapi ogah nyemplak matik karena alasan roda kecil bisa dijembatani. Juga katanya menggabungkan kenyamanan matik dengan kepraktisan bebek.Β  πŸ˜€

yamaha lexam 115

Yamaha Lexam 115

 

Adapun betik di Indonesia tercinta kita ini (halah..) sudah dipelopori oleh Honda dengan rilisnya Honda Revo AT yang memakai teknologi CV-matic dan injeksi PGM-FI.

Honda Revo AT 110 PGM-Fi

Honda Revo AT 110 PGM-Fi

 

Adapun mesin yang dipakai kedua betik sesungguhnya sami mawon dengan yang dipakai matik pada umumnya hanya saja lebih kompak, sabuk belt yang digunakan lebih pendek sehingga diharapkan lebih responsif. Yang spesial dari betik ini menurut saya cuman 2 :

1. Kalau naik pasti deh kagok

2. Harganya spesial pake telor karena muahal :p

Yamaha Lexam ini baru saja brojool pada tanggal 14 Januari 2011 lalu. Yang heboh, Jorge Lorenzo juga hadir dalam sesi peluncuran motor ini. Ga penting, trus apalagi? Yah motornya sih biasa-biasa saja sami mawon dengan Honda Revo Techno AT. Tapi wait..wait..wait. Masih karburator? Wah harganya bisa lebih murah dari Revo AT nih pikir saya. Boleh juga… Lampu belakang udah cakep pula, sistem LED.

Namun, saya kaget setelah mendengar teryata Lexam dibanderol 16,4 juta. Gile malah lebih mahal dari Revo AT yang notabene sudah sudah menganut sistem injeksi. Saya nggak ngerti pricing strategy apa lagi yang diterapkan Yamaha buat Lexam ini ? Apa memang dibuat cuman buat show off aja ke AHM bahwa teknologi apapun yang dibuat AHM, Yamaha juga punya.

Apa kita sebagai konsumen cuman jadi kelinci percobaan?

Yah, whatever deh…Lexam..Suram.

 

Tampaknya tahun 2011 ini persaingan di segmen motor sport kelas 250 cc akan semakin panas. Setelah Kawasaki Ninja 250r puas melenggang sendirian, dipastikan pada tahun 2011 ini AHM akan meluncurkan gacoan barunya Honda CBR 250R untuk mengawal Ninja.

ninin 250r :D

ninin 250r πŸ˜€

Dengan performance mesin yang masih dibawah Ninja250R, CBR 250R memberikan value dengan menonjolkan fitur-fitur lain yang tergolong mewah dan canggih untuk motor dikelasnya seperti digital speedometer, injeksi bahan bakar, combined-abs, dan desain bodi moge.

cibie 250r :D

cibie 250r πŸ˜€

Namun tidak disangka, melalui info dari situs bikeadvice.in, Bajaj yang tergolong sukses dengan Pulsar Seriesnya berencana ikut meramaikan pasar sport 250cc dengan meluncurkan Bajaj Pulsar 250cc. Wow, menarik !! Selama ini Bajaj terkenal sebagai pabrikan motor sport yang berhasil mengeluarkan produk yang kaya teknologi, berkualitas cukup baik dan harganya terjangkau. Yup, sangat terjangkau. Adapun mesin yang dipakai disinyalir merupakan versi bore-up mesin Pulsar seri 135cc dengan 4 klep SOHC dan dobel busi pastinya. Tenaga yang dihasilkan pun diperkirakan tidak kalah jauh dengan rivalnya 250cc satu silinder CBR250R yang sudah menganut DOHC yakni dikisaran 25-26 hp.

***

Lantas bagaimanakah wujudnya ? Belum ada spy-shoot yang pasti mengenai ini, namun dengan adanya merger dengan KTM, maka disinyalir motor terbaru seperempat liter ini akan sedikit beraroma Italia dan sudah menggunakan monosok. Wowww… Sayangnya BAI baru akan memasarkan model Pulsar 220 di tahun 2011 ini.

Berikut sketsanya new bajaj pulsar 250 yang saya peroleh dari Kompas.com

pulsar 250r :D

pulsar 250r *mantep, gan klo beneran kayak gini πŸ˜€

Lantas apakah BAI perlu memasukkan Pulsar 250 ke Indonesia. Kalau saya pikir sih perlu, secara model Pulsar dari dulu begitu-begitu aja, perlu yang lebih fresh dunk. Bukan begitu?

Yah..Time will tell laaggh πŸ˜€